Hujan dengan curah hampir 300 milimeter selama 48 jam hingga Sabtu (26/9/2026) membuat sejumlah ruas jalan utama Bangkok terendam banjir. Sehari setelah hujan deras mengguyur ibu kota Thailand itu, warga masih harus menerobos genangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, meski air di beberapa wilayah mulai surut.
Genangan mengganggu aktivitas masyarakat di berbagai kawasan. Sejumlah kendaraan terlihat terendam sebagian, sementara warga berjalan kaki melewati jalan yang masih dipenuhi air. Di dekat sebuah supermarket, ketinggian air bahkan mencapai pinggang orang dewasa. Warga tetap mendatangi lokasi tersebut sambil membawa barang belanjaan.
Warga bertahan di tengah genangan
Kondisi banjir memaksa warga menggunakan berbagai cara untuk berpindah tempat. Perahu dimanfaatkan untuk membantu mobilitas di kawasan yang belum dapat dilalui kendaraan darat. Sebagian warga diangkut menggunakan perahu, sedangkan lainnya memilih berjalan kaki menembus genangan.
Aktivitas warga berlangsung di tengah permukiman dan area publik yang masih terendam. Seorang pria terlihat berbaring di atas busa yang mengapung di tengah kawasan banjir. Pemandangan itu menggambarkan situasi masyarakat yang tetap beraktivitas meski akses di sekitarnya terganggu oleh air.
Warga juga berupaya menyelamatkan barang-barang dan hewan peliharaan. Seekor kucing terlihat berada di dalam kandang yang ditempatkan di atas sebuah wadah untuk menghindari genangan. Upaya tersebut dilakukan ketika banjir masih merendam sejumlah permukiman.
Ribuan warga dipindahkan
Untuk menangani dampak banjir, Bangkok Metropolitan Administration (BMA) menyiapkan 233 tempat penampungan sementara. Sekitar 4.200 warga telah dipindahkan ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Langkah pemindahan itu berlangsung ketika sebagian wilayah Bangkok masih menghadapi genangan, sementara ketinggian air di kawasan lain mulai berkurang. Hingga Minggu (27/9/2026), warga tetap terlihat memenuhi kebutuhan harian dengan berjalan kaki maupun menggunakan perahu di area yang belum sepenuhnya surut.
Banjir tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur Bangkok selama dua hari. Dampaknya terlihat pada jalan-jalan utama, kendaraan, permukiman, serta aktivitas masyarakat di berbagai bagian kota. Penyiapan tempat penampungan dan pemindahan ribuan warga menjadi langkah yang dilakukan BMA di tengah kondisi tersebut.
