Kisruh China-Jepang: Dampak Terhadap Hubungan Politik-Ekonomi

by -44 Views

Ketegangan antara China dan Jepang semakin memuncak setelah Beijing menuduh Komentar Perdana Menteri Sanae Takaichi mengenai Taiwan merusak hubungan kedua negara dan mengancam akan mengambil tindakan tegas. Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa kerja sama ekonomi kedua negara mengalami kerusakan serius setelah pernyataan Takaichi bahwa serangan China terhadap Taiwan dapat memicu respons militer Jepang. China mengancam akan mengambil langkah diperlukan jika Jepang tidak menarik pernyataannya.

Dalam data UN COMTRADE, China merupakan pasar ekspor terbesar kedua Jepang setelah Amerika Serikat. Jepang rentan jika China memutuskan menutup akses pasar. He, juru bicara Kementerian Perdagangan China, tidak memberikan kepastian mengenai laporan bahwa China berencana melarang impor hasil laut dari Jepang. Beijing sebelumnya menerapkan larangan total terhadap impor hasil laut Jepang pada 2023.

Hubungan China-Jepang sempat menunjukkan tanda-tanda perbaikan sebelumnya, namun pernyataan terbaru Takaichi mengubah arah tersebut. Industri Jepang kembali cemas akan pembatasan baru dari China. Tidak ada jalan keluar cepat menurut pejabat Jepang dan analis, kecuali Takaichi menarik komentarnya, yang dianggap sebagai bunuh diri politik. Situasi semakin rumit ketika Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa tidak ada rencana pertemuan antara Perdana Menteri Li Qiang dan Takaichi di KTT G20 akhir pekan ini di Afrika Selatan.

Source link