Pada hari Senin, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menegaskan bahwa Prancis tetap akan mengakui negara Palestina meskipun dengan satu syarat penting. Macron menyatakan bahwa Prancis akan membuka kedutaan besar mereka di Palestina setelah Hamas membebaskan para sandera yang mereka tahan di Gaza. Informasi lebih lanjut tentang hal ini dapat ditemukan dalam program Squawk Box CNBC Indonesia yang disiarkan pada Senin, 22 September 2025.
Prancis Buka Kedubes di Palestina Jika Sandera Dibebaskan
