Perjuangan Malahayati bersama pasukan Inong Bale akan hadir di layar lebar melalui film sejarah Pasukan 1000 Janda. Film yang disutradarai Archie Hekagery itu mengangkat kisah para perempuan Aceh yang terjun ke medan perang untuk menghadapi penjajah.
Sejumlah aktris papan atas Tanah Air terlibat dalam film tersebut, di antaranya Atiqah Hasiholan, Cut Mini, dan Ulli Triani. Mereka memerankan tokoh-tokoh dalam kisah pasukan yang dikenal sebagai kelompok janda perang di Kesultanan Aceh.
Riset sejarah dan latihan fisik
Archie mengatakan, cerita film dibangun dari sejarah keberanian pasukan Inong Bale yang dipimpin Malahayati. Untuk menyajikan kisah tersebut, tim produksi melakukan riset mendalam. Namun, film tetap menggunakan sejumlah modifikasi alur sebagai bagian dari dramatisasi.
Persiapan para pemain tidak hanya dilakukan melalui pendalaman karakter. Atiqah dan aktris lainnya juga menjalani latihan fisik serta bela diri secara intensif. Latihan itu disiapkan untuk menggambarkan sosok perempuan tangguh yang berjuang dan bertempur di medan perang.
Film ini menjadikan kisah perjuangan Malahayati sebagai pusat cerita. Sosok tersebut dikenal sebagai panglima angkatan laut perempuan pertama di dunia dan berasal dari Kesultanan Aceh pada abad ke-16.
Malahayati dan pasukan Inong Bale
Malahayati lahir pada 1550 dan tumbuh di lingkungan militer angkatan laut Aceh. Ia juga menempuh pendidikan resi di bidang maritim dan strategi perang. Latar tersebut membentuk kemampuannya sebelum akhirnya terlibat langsung dalam perjuangan melawan penjajah.
Keputusan Malahayati untuk turun ke medan perang berkaitan dengan gugurnya suaminya, Laksamana Tuanku Mahmuddin bin Said Al Latief. Sang suami meninggal syahid ketika melawan Portugis. Setelah itu, Malahayati mengumpulkan para janda perang lainnya dan mengajak mereka bangkit menghadapi penjajah.
Pasukan yang dibentuknya kemudian dikenal dengan nama Inong Bale, yang berarti pasukan janda. Kelompok tersebut menjadi simbol keberanian perempuan Aceh dalam perlawanan bersenjata.
Salah satu pencapaian terbesar Malahayati dalam kisah tersebut adalah keberhasilannya menghadapi Cornelis de Houtman. Keduanya terlibat duel satu lawan satu di atas geladak kapal de Houtman di Aceh. Dalam pertarungan itu, Malahayati menikam de Houtman menggunakan rencong, senjata khas Aceh.
Adegan duel tersebut akan menjadi klimaks Pasukan 1000 Janda. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 11 November mendatang.
