Sekolah Swasta di Pondok Pinang Terapkan PJJ Total Selama Sepekan
Masyarakat di sekitar kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dikejutkan dengan temuan 995 pucuk senjata di salah satu sekolah swasta di daerah tersebut. Berdampak dari temuan tersebut, pihak sekolah memutuskan untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara total selama satu pekan.
Langkah Preventif untuk Menjamin Keamanan Peserta Didik
PJJ akan diberlakukan mulai Senin hingga Jumat minggu depan untuk memastikan keamanan dan keselamatan para siswa di sekolah tersebut. Menurut Kuasa Hukum yayasan, Hermawanto, kebijakan tersebut diambil agar pihak sekolah dapat mengamankan area yang masih belum terjangkau, termasuk ruangan yang masih dalam garis polisi.
Alvon Kurnia Palma, kuasa hukum yayasan lainnya, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk memberikan rasa aman kepada para siswa. Meskipun PJJ diberlakukan, kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan aman demi kepentingan para siswa.
Perhatian Terhadap Kondisi Psikologis Siswa
Lebih lanjut, PJJ juga dijadikan sebagai upaya untuk memperhatikan kondisi psikologis serta keamanan peserta didik. Pihak yayasan berharap bahwa kebijakan ini tidak membuat siswa merasa takut atau khawatir ketika kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.
Dalam proses PJJ ini, dukungan dan pengamanan dari pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan sehingga proses belajar mengajar di sekolah dapat berlangsung dengan lancar dan aman.
