Petugas Damkar DKI Jakarta Meninggal Saat Bertugas
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan duka yang mendalam atas kepergian Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, Andriyono, yang meninggal dunia ketika menangani kebakaran tumpukan sampah di Jakarta Timur.
Duka Mendalam dari Pemerintah DKI Jakarta
Dalam pernyataannya, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Megantara, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Pihaknya juga menjamin pemenuhan hak-hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku.
Bayu menjelaskan bahwa Andriyono mengalami nyeri dada saat bertugas mencari sumber air selama operasi pemadam kebakaran. Meskipun mendapat penanganan medis di lokasi dan dievakuasi ke rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia karena riwayat penyakit jantung yang dimilikinya.
Proses Pendinginan dan Pencegahan Perambatan Api
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi, turut meninjau lokasi kebakaran. Meski api utama telah berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk mencegah perambatan api yang tersisa di bawah tumpukan sampah.
Marulina menjelaskan bahwa fokus penanganan saat ini adalah api yang masih berada di lapisan bawah tumpukan sampah. Meskipun permukaannya terlihat telah padam, masih terdapat potensi perambatan api yang perlu diwaspadai.
Petugas Damkar telah membuka sejumlah titik pada tumpukan sampah untuk memastikan air dapat menjangkau bagian bawah dan memadamkan bara api yang masih tersisa.
