Anime Jaadugar: Mengangkat Budaya Islam di Mongolia

by -105 Views

Judul: Anime Jaadugar: A Witch in Mongolia Menyita Perhatian Publik

Sebuah anime yang berjudul Jaadugar: A Witch in Mongolia tiba-tiba menjadi viral di media sosial. Keunikan dari anime ini terletak pada pengangkatan budaya Islam dengan latar belakang peradaban Persia pada abad ke-13.

Perpaduan Unik Anime Jaadugar: A Witch in Mongolia

Anime ini diproduksi oleh Science SARU bersama Naoko Yamada. Ceritanya diadaptasi dari manga yang sudah meraih penghargaan internasional yang berjudul A Witch’s Life in Mongol karya Tomato Soup.

Dalam trailer anime ini, penonton disambut dengan lantunan adzan. Jaadugar: A Witch in Mongolia mengisahkan tentang perjalanan seorang gadis bernama Sitara, yang kehidupannya berubah drastis setelah invasi Mongol yang menghancurkan dunianya.

Sitara tinggal di Kota Tus, Persia, yang saat itu merupakan salah satu pusat peradaban Islam. Dikelilingi oleh para cendekiawan muslim, Sitara terbiasa memperdalam ilmu pengetahuan melalui buku-buku yang ia baca.

Menariknya, istilah sihir atau witch yang terdapat dalam judulnya sebenarnya tidaklah berkaitan dengan sihir secara harfiah. Sihir yang dimaksud dalam anime ini lebih merujuk pada ilmu pengetahuan dan kecerdasan yang dimiliki oleh Sitara.

Suasana yang Mencekam dalam Anime

Jaadugar: A Witch in Mongolia menghadirkan pengisi suara yang memukau, seperti Akira Sekine sebagai Sitara, Houko Kuwashima sebagai Fatima, dan Jun Saito sebagai Muhammad. Ada juga karakter Zumurrud, seorang budak Persia keturunan Barat yang diisi suaranya oleh aktris Iran, Farahnaz Nikray.

Selain itu, anime ini juga didukung oleh dua pegulat sumo asal Mongolia yang memberikan suara pada tokoh Genggis Khan dan Manpei Tamashoho, seorang prajurit Mongol yang tangguh.

Jaadugar: A Witch in Mongolia sendiri telah tayang sejak tanggal 4 Juli 2026. Bagi yang ingin menontonnya secara resmi, dapat menyaksikan melalui platform streaming Crunchyroll.

Source link