Tim kuasa hukum Mohammad Jusuf Hamka, yang dikenal sebagai Babah Alun, yaitu Mohamad Anwar & Associates, berharap penyidik Polda Metro Jaya dapat bekerja dengan profesional dan transparan dalam mengungkap otak di balik penyebaran konten hoaks yang melibatkan kliennya. Mereka menekankan pentingnya penyelidikan yang serius untuk mengungkap modus operandi terkait kejahatan tersebut. Selain itu, tersangka tidak diduga bertindak sendirian, dan tim kuasa hukum menengarai kemungkinan adanya pihak lain yang memerintahkan tersangka untuk membuat dan menyebarkan konten hoaks yang merugikan nama baik Babah Alun dan putrinya, Fitria Yusuf.
Anggota tim kuasa hukum yang lain, Sogi Baskara, juga menekankan pentingnya penyidik untuk mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku konten hoaks. Mereka menyoroti manipulasi informasi elektronik atau deepfake yang merugikan Babah Alun dengan menyebarkan konten hoaks yang salah tentangnya. Sejumlah inisial dari tersangka pembuat dan penyebar konten hoaks juga disebutkan, dengan dugaan bahwa otak di balik konten hoaks tersebut berinisial APY, TO, dan BHTO.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menangkap seorang TikToker yang membuat konten deepfake yang memfitnah Babah Alun dan Fitria Yusuf. Tim kuasa hukum menekankan bahwa narasi yang disebarkan melalui konten hoaks tersebut merupakan bentuk manipulasi teknologi yang tidak benar dan dapat merugikan nama baik klien mereka. Tersangka konten hoaks tersebut akhirnya ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya setelah laporan polisi diterima.
Tim kuasa hukum Babah Alun meminta agar proses hukum terhadap pelaku konten hoaks ini dapat dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Mereka menegaskan bahwa konten hoaks tidak hanya merugikan klien mereka secara finansial namun juga secara personal, karena merusak nama baik dan reputasi Babah Alun dan keluarga. Kesimpulannya, upaya untuk mengungkap otak di balik penyebaran konten hoaks tersebut penting untuk menjaga keadilan dan kebenaran demi melindungi kehormatan Babah Alun dan Fitria Yusuf.
