Indonesia Tantang AS, Lima Tahun ke Depan

by -311 Views

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam pemanfaatan energi panas bumi di seluruh dunia. Saat ini, Indonesia menduduki peringkat kedua setelah Amerika Serikat dalam penggunaan energi panas bumi. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyatakan bahwa kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Indonesia saat ini mencapai 2,71 Giga Watt, sedikit lebih rendah dari kapasitas PLTP di AS yang mencapai 3,6 GW.

Namun, pemerintah berencana untuk menambah kapasitas PLTP sebesar 1 GW dalam lima tahun ke depan, dengan harapan meraih posisi teratas mengalahkan AS. Dalam kurun waktu sepuluh tahun, pemerintah membidik tambahan kapasitas PLTP hingga 5,2 GW sesuai Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034. Upaya untuk mencapai target tersebut termasuk pemangkasan waktu perizinan pengembangan wilayah kerja panas bumi (WKP) menjadi 7 hari dengan bantuan sistem Online Single Submission (OSS).

Pemerintah Indonesia juga menawarkan potensi menjadi lokasi pembelajaran bagi negara lain dalam pemanfaatan energi panas bumi. Dua lokasi, Cisolok dan Nage, telah menerima izin dalam waktu singkat, hanya dalam 7 hari setelah proses permohonan izin. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan PLTP di dalam negeri dan menjadikan Indonesia sebagai pemimpin global dalam pemanfaatan energi panas bumi.

Source link