SPBU di RI Berhasil Salurkan BBM Baru Biodiesel B50

by -56 Views

Penyaluran Biodiesel B50 Sudah Mencapai 94% di Seluruh SPBU Indonesia

Masuknya Biodiesel B50 ke pasar BBM di Indonesia semakin mendekati target yang diinginkan. Menurut Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, hampir 94% dari semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tanah Air telah mulai menyediakan B50 mulai September 2026. Hal ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor Bahan Bakar Minyak (BBM).

Capaian Penyaluran B50 di Berbagai Daerah

Dari data yang disampaikan Eniya dalam Rapat Dengar Pendapatan (RDP) bersama Komisi XII DPR, terdapat 104 terminal titik serah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 76 lokasi titik serah telah beralih ke B50, sedangkan 28 terminal titik serah lainnya masih dalam proses transisi dari B40 ke B50. Secara total, sudah ada sekitar 6.050 lokasi SPBU yang menyediakan B50, dengan 362 lokasi masih dalam masa transisi menuju B50.

Capaian Target Penyaluran B50 dan Efeknya

Ditjen EBTKE Kementerian ESDM mencatat bahwa penyaluran B50 sudah mencapai 10,69 juta kilo liter (KL) hingga September 2026. Meskipun capaian ini cukup baik, masih terdapat selisih dari target tahunan yang sekitar 16,8 juta KL. Dalam kurun waktu yang sama, penyaluran B40 mencapai total 7,273 juta kiloliter sejak Januari, dan sejak Juli beralih ke B50 dengan jumlah penyaluran sekitar 3,4 juta kiloliter hingga awal September.

Di sisi lain, Indonesia masih perlu mengevaluasi ketersediaan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang digunakan dalam produksi biodiesel. Target ketersediaan FAME yang diharapkan bisa dipenuhi oleh badan usaha bahan bakar nabati adalah antara 16,8 juta kiloliter hingga 18 juta kiloliter. Hal ini menunjukkan bahwa ada potensi peningkatan produksi FAME untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait biodiesel B50.

Source link