Tanggul Jebol, Kota AS Tenggelam: 1.800 Orang Dalam Bahaya

by -37 Views

Tragedi Badai Katrina yang Mengubah Kota New Orleans Menjadi Lautan

Naskah ini merupakan bagian dari rubrik CNBC Insight yang mengulas sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.

Jakarta, CNBC Indonesia – Kota New Orleans di Amerika Serikat (AS) berubah menjadi lautan setelah dihantam badai besar selama sepekan. Kejadian tragis ini terjadi pada 29 Agustus 2005, tepat hari ini 21 tahun lalu. Dampaknya, 100 ribu warga terjebak dan 1.800 warga meninggal dunia di kota tersebut.

Badai Katrina Mengguncang Kota New Orleans

Empat hari sebelumnya, Badai Katrina menerjang New Orleans dengan kecepatan angin mencapai 193 Km/jam. Pemerintah sudah memberikan peringatan terhadap bencana alam ini, dan ribuan warga sudah meninggalkan kota. Meskipun sudah mengalokasikan stadion sebagai tempat perlindungan darurat, Badai Katrina begitu dahsyat hingga mampu menjebol tanggul di New Orleans yang selama ini bertahan.

Badai tersebut menyebabkan genangan air yang terus naik, menjadikan wilayah New Orleans seperti terendam tsunami kecil. Sekitar 80% kota ini terendam, menyisakan ratusan ribu orang dalam kondisi darurat. Air yang melimpah tidak bisa keluar dari kota yang berada di bawah permukaan laut, sebab menyebabkan kesulitan dalam proses evakuasi.

Dampak dan Kerugian Pasca Badai Katrina

Setelah Badai Katrina mereda, efeknya sangat tragis. Sebanyak 1.800 orang tewas akibat bencana ini, dan kerugian ekonomi mencapai US$108 miliar. Sekitar 400.000 orang kehilangan tempat tinggal secara permanen, mengubah wajah demografi New Orleans untuk beberapa tahun ke depan.

Badai Katrina memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kewaspadaan dan persiapan dalam menghadapi bencana alam yang tak terduga. Mengingat kejadian yang terjadi 21 tahun lalu, menjadi catatan penting bagi masa depan kota-kota di seluruh dunia.

Source link