Pria Non Muslim Nekat Terobos Makkah & Pulang Jadi Mualaf

by -53 Views

Penelitian Kontroversial dan Keputusan Menyolok

Pada akhir abad ke-19, dunia Islam dikejutkan oleh kisah seorang ilmuwan asal Belanda bernama Christiaan Snouck Hurgronje. Pria kelahiran 8 Februari 1857 itu dikenal sebagai salah satu orientalis paling kontroversial dalam sejarah karena berhasil memasuki Kota Suci Makkah, wilayah yang saat itu tertutup bagi non-Muslim.

Ketertarikan pada Islam dan Perjalanan ke Makkah

Ketertarikan terhadap dunia Islam membuatnya menulis penelitian pada 1880 di Universitas Leiden. Judulnya, Het Mekkaacnshe Feest (Perayaan Makkah). Keinginan pria kelahiran 8 Februari 1857 ini untuk datang ke Makkah baru kesampaian pada Desember 1884. Bermodalkan dana dari pemerintah Belanda, dia akhirnya tiba di Arab Saudi. Dalam memoar, Snouck sadar sulit untuk masuk Makkah mengingat statusnya sebagai non-Muslim. Apalagi jika ingin melakukan penelitian tentang Islam. Maka, dia pun mengubah citra diri, yakni membuat nama baru dari Snouck Hurgronje menjadi Abdul Ghaffar.

Keputusan Kontroversial dan Dampaknya

Lalu, dia juga memutuskan untuk masuk Islam. Sekitar 1885, dia mengucap dua kalimat syahadat. Meski begitu, Snouck tetap merampungkan penelitian. Kelak, dia menjadi penasihat khusus pemerintah Belanda untuk mempelajari kehidupan umat Muslim di Indonesia. Pada 1890-an, dia tinggal di kota-kota Indonesia, dari Aceh hingga Jakarta, untuk memberi saran “menangani” umat Muslim Indonesia.

Source link