Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Berakhir, Ada Apa?
Pada hari Minggu (10/05), Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyampaikan bahwa perang dengan Iran masih berlangsung. Menurutnya, upaya dari Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk menghentikan ambisi nuklir Teheran masih terus dilakukan.
Masih Banyak Pekerjaan yang Harus Dilakukan
Netanyahu menekankan bahwa ada banyak hal yang perlu dilakukan dalam upaya mengakhiri konflik dengan Iran. Mulai dari pembongkaran situs-situs terkait program nuklir hingga penghentian produksi rudal balistik menjadi fokus utama dalam upaya tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Squawk Box CNBC Indonesia yang ditayangkan pada Senin, 11 Mei 2026.
Perang retorika antara Israel dan Iran sudah berlangsung cukup lama dan intens. Kedua negara saling melemparkan tuduhan dan ancaman, menciptakan ketegangan yang konstan di kawasan Timur Tengah.
Israel terus mengawasi perkembangan program nuklir Iran dengan ketat, khawatir jika negara tersebut berhasil mengembangkan senjata nuklir, hal itu dapat mengancam keamanan negara Zionis tersebut.
Konflik AS dan Israel dengan Iran
Keterlibatan AS dalam konflik antara Israel dan Iran juga menjadi sorotan. Sebagai sekutu utama Israel, AS turut ambil bagian dalam upaya untuk menekan Iran terkait program nuklirnya.
Hubungan Iran dengan AS sendiri sudah sangat memanas dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara saling memberlakukan sanksi ekonomi dan retorika tajam yang memperkeruh hubungan bilateral mereka.
Kondisi ini semakin rumit dengan keterlibatan Israel yang secara aktif berusaha mencegah Iran mengembangkan kemampuan nuklirnya. Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat seiring dengan perkembangan situasi ini.
