Viral Hantavirus dan Efek Samping Vaksin Covid: Fakta Terbaru

by -72 Views

Hantavirus Bukan Efek Samping Vaksin Covid-19

Jakarta, CNBC Indonesia – Beredar informasi di media sosial yang menyebut bahwa infeksi hantavirus merupakan efek samping dari vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech. Sejumlah akun membagikan dokumen lampiran pengajuan lisensi vaksin Pfizer ke regulator Amerika Serikat pada 2021.

Mengutip Reuters, beredar unggahan yang menampilkan daftar “adverse events of special interest” atau kejadian medis yang menjadi perhatian khusus selama periode pemantauan vaksin Covid-19. Postingan yang menyesatkan ini mulai tersebar luas pada 7 Mei 2026.

Dokumen Pfizer dan Klaim Infeksi Hantavirus

Unggahan tersebut berisi tangkapan layar dokumen yang diajukan Pfizer kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada tahun 2021 untuk mendapatkan izin biologis atas vaksinnya.

Dalam daftar tersebut terdapat istilah “hantavirus pulmonary infection”, sehingga menimbulkan kesimpulan keliru bahwa vaksin Pfizer dapat memicu infeksi hantavirus. Namun, hal ini berbeda dengan fakta yang sebenarnya, di mana dokumen tersebut tidak membuktikan adanya hubungan sebab-akibat antara vaksin dan penyakit tersebut.

Data dan Penjelasan Pfizer

Data tersebut dikompilasi dari laporan sukarela melalui berbagai sistem pelaporan nasional, seperti Sistem Pelaporan Kejadian Tidak Diinginkan Vaksin (VAERS) di Amerika Serikat. Pfizer menjelaskan bahwa daftar tersebut hanya mencatat seluruh kejadian medis yang dialami peserta selama masa pemantauan, terlepas dari apakah kondisi itu disebabkan oleh vaksin atau tidak.

Penjelasan serupa telah diberikan oleh regulator kesehatan AS, U.S. Food and Drug Administration, yang menegaskan bahwa laporan di VAERS tidak otomatis berarti vaksin menyebabkan masalah kesehatan tertentu. Setiap orang dapat mengirim laporan, termasuk dugaan kejadian yang belum diverifikasi secara ilmiah.

Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS), penyakit langka yang menyerang sistem pernapasan. Penularan virus ini umumnya berasal dari paparan tikus atau hewan pengerat yang terinfeksi.

Peringatan Organisasi Kesehatan

Belakangan, hantavirus menjadi sorotan setelah wabah di sebuah kapal pesiar berbendera Belanda melaporkan kasus kematian. Otoritas kesehatan Afrika Selatan menyebut bahwa strain Andes, salah satu jenis hantavirus, dapat menular antar manusia meski kasusnya sangat jarang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa penularan antar manusia pada strain Andes biasanya hanya terjadi melalui kontak sangat dekat dan berkepanjangan. Pfizer juga menegaskan bahwa vaksin Covid-19 Comirnaty tidak mengandung virus hidup, termasuk hantavirus.

Source link