Pemulihan Trauma Bagi Ibu Korban dan Pelaku Pembunuhan

by -35 Views

Polres Metro Jakarta Utara memberikan layanan trauma healing kepada ibu korban MAR (22) dan pelaku MAH (16) untuk membantu mereka mengatasi trauma setelah kejadian tragis yang menimpa kedua anak tersebut. Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri Arsin, menjelaskan bahwa sang ibu dalam kondisi histeris dan telah diberikan treatment hipnoterapi untuk menenangkan dirinya. Tim yang terlibat dalam pelayanan trauma healing langsung mendatangi sang ibu dan memberikan bantuan. Upaya ini dilakukan sesuai dengan arahan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz.

Sri Arsin menyatakan bahwa kondisi ibu korban sangat berat, dan pihak kepolisian akan terus memberikan pendampingan dan pelayanan trauma healing kepada sang ibu. Ibu korban juga telah mengungkapkan bahwa dia tidak pernah pilih kasih kepada kedua anaknya. Sang abang MAR (22) memiliki kebutuhan biaya pendidikan yang lebih tinggi karena sedang menempuh pendidikan tinggi, sementara korban masih bersekolah di SMP. Komunikasi antara kedua anak tersebut juga diketahui tidak berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara telah mengungkap kronologi kejadian tragis di mana MAH (16) memukul kakaknya MAR (22) hingga tewas di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sri Arsin menilai bahwa pembunuhan tersebut dilatarbelakangi oleh masalah keluarga dan rasa cemburu pelaku terhadap kakaknya. Pelaku merasa bahwa kakaknya lebih diperhatikan oleh ibu mereka. Polisi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Artikel ini disadur dari sumber berita ANTARA. Semua konten dalam artikel ini merupakan hak cipta dari ANTARA 2026. Sumber artikel dapat ditemukan di tautan berikut.

Source link