BK Batu Bara: Purbaya Tolak Subsidi Orang Kaya

by -60 Views

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan keputusannya untuk menerapkan bea keluar terhadap batu bara mulai tahun 2026. Dia menyoroti bahwa eksportir batu bara tidak memberikan kontribusi signifikan pada penerimaan negara karena mereka sering meminta restitusi saat harga turun, namun tidak membayar bea keluar saat harga naik. Hal ini dianggap tidak adil karena pada akhirnya pemerintah harus memberikan subsidi tak langsung kepada mereka yang seharusnya sudah mampu membiayai sendiri.

Purbaya juga menyoroti fakta bahwa pada saat harga batu bara turun, para eksportir dapat mengajukan restitusi hingga Rp 20 triliun setiap tahunnya. Kondisi ini telah berdampak negatif pada penerimaan negara yang terus menurun dari tahun ke tahun. Dia menekankan bahwa pembayaran restitusi yang besar tersebut hanya mampu menutupi kerugian akibat perubahan status pasar global.

Dengan alasan tersebut, Purbaya menegaskan bahwa pada tahun 2026, pemerintah akan menerapkan bea keluar pada batu bara seperti halnya komoditas lain. Rancangan tarif bea keluar tersebut sedang dirancang dengan target nilai sebesar Rp 20 triliun. Melalui langkah ini, diharapkan penerimaan negara dapat meningkat dan tidak lagi tergantung pada restitusi dari eksportir komoditas ini.

Source link