Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, berharap kesepakatan pasokan logam tanah jarang dengan China bisa selesai sebelum hari Thanksgiving atau 27 November tahun ini. Informasi selengkapnya dapat ditemukan dalam program Profit CNBC Indonesia yang tayang pada Senin, 17 November 2025. Menurut Bessent, penyelesaian kesepakatan tersebut menjadi perhatian utama dalam hubungan perdagangan antara kedua negara. Kedua belah pihak sedang berupaya untuk menyelesaikan perbedaan yang ada untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.Selain itu, upaya untuk menjaga pasokan logam tanah jarang ke Amerika Serikat juga menjadi prioritas dalam rangka mendukung industri teknologi dan manufaktur di negara tersebut. Dengan demikian, hasil negosiasi yang positif diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kedua negara secara keseluruhan. Menyusul perkembangan lebih lanjut terkait kesepakatan ini dapat diikuti melalui acara berita Profit CNBC Indonesia.
Kesepakatan Tanah Jarang AS-China: Penyelesaian Sebelum Thanksgiving
