Pemda Dorong Optimalisasi Aset & BUMD Demi Tambah PAD

by -47 Views

Pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan baru setelah pemangkasan alokasi transfer dari pemerintah pusat. Menurut Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, sebagian dana daerah telah dialihkan ke pusat dengan tujuan masih untuk daerah. Situasi ini mendorong kepala daerah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mengontrol pengeluaran.

Agus Fatoni menyampaikan ada lima langkah yang dapat diambil oleh daerah, yaitu meningkatkan intensitas dan ekstensifikasi pajak, meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), menerapkan digitalisasi dalam keuangan, serta melakukan inovasi dan terobosan melalui pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan kolaborasi dengan sektor swasta atau Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi aset daerah dan pemanfaatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) seperti rumah sakit dan sekolah sebagai sumber baru PAD dalam kondisi fiskal yang terbatas.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat disimak dalam dialog antara Maria Katarina bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni di Program Road to CNBC Indonesia Awards, pada Kamis (6/11/2025).

Source link