Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, menjadi perbincangan publik setelah mengembalikan ID Pers Istana kepada wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia. Tindakan ini dilakukan karena pencabutan ID Pers liputan khusus oleh Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Setpres setelah seorang wartawan CNN Indonesia menanyakan tentang Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. Erlin Suastini, Kepala BPMI, telah meminta maaf kepada Diana dan CNN Indonesia dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Yusuf Permana menegaskan bahwa kejadian ini tidak akan terulang, meminta maaf atas penarikan ID Pers wartawan, dan memberikan keterangan kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan.
Yusuf Permana dilantik sebagai Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres pada 29 November 2024 oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Jabatannya masuk dalam golongan Pejabat Eselon 1 di lingkup Kemensetneg. Berdasarkan laporan harta kekayaan yang dilaporkan kepada KPK pada 2023, total kekayaan Yusuf Permana mencapai Rp13,33 miliar dengan utang Rp2,5 miliar, sehingga kekayaan bersihnya sekitar Rp10,83 miliar. Komponen terbesar dari kekayaannya berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp11,5 miliar di beberapa wilayah. Selain itu, ia memiliki satu unit mobil Mitsubishi Pajero, surat berharga, serta kas dan setara kas dalam jumlah tertentu.
Yusuf Permana memiliki pengalaman sebelumnya sebagai Kepala Biro Protokol Setpres dan staf pribadi suami Presiden Megawati Soekarnoputri. Sebelum bergabung dengan Kemensetneg, ia juga pernah menjadi komisaris di beberapa perusahaan pelat merah. Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimilikinya, Yusuf Permana terus aktif dalam berbagai bidang, menunjukkan dedikasi dan kinerja yang luar biasa. Keterlibatannya dalam berbagai proyek dan jabatan yang diemban mencerminkan kualitas dan kompetensinya sebagai seorang profesional yang berbakat.
