Kontroversi Israel di Timur Tengah, Respon Negara Arab

by -348 Views

Pemerintah Suriah mengutuk keras serangan udara Israel yang melanda berbagai titik di Homs dan Latakia pada Selasa (9/9/2025). Damaskus menilai serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan dan ancaman terhadap stabilitas regional. Meskipun tidak ada rincian terkait korban atau kerusakan, jet tempur Israel dilaporkan menyerang pangkalan udara di Homs. Sedangkan di Latakia, serangan udara mengenai barak militer, menyebabkan ambulans bergegas ke lokasi. Pemerintah Suriah menegaskan menolak segala upaya Israel yang dianggap merongrong kedaulatan negara tersebut. Israel telah melakukan hampir 100 serangan sepanjang tahun 2025, termasuk 86 serangan udara dan 11 serangan darat, dengan korban jiwa dan kerusakan lokasi. Serangan terbaru ini muncul setelah enam tentara Suriah tewas dalam serangan drone Israel di Damaskus pada Agustus. Setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada Desember 2024, frekuensi serangan Israel tercatat meningkat tajam, dengan lebih dari 500 serangan udara hanya dalam tiga pekan terakhir tahun tersebut. Serangan ini juga berlangsung di tengah dorongan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait visi “Israel Raya”. Dukungan dari kelompok ultranasionalis yang mengklaim sebagian wilayah Lebanon, Suriah, Mesir, dan Yordania juga menjadi sorotan.

Source link