Insiden bentrok fisik antara Pramudi Transjakarta dan pengemudi ojek online (ojol) terjadi akibat bunyi klakson di Jalan Raya S Parman, Palmerah, Jakarta Barat. Ayu Wardhani selaku Humas Transjakarta menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Jumat (4/7) setelah oknum ojol merasa terganggu dengan klakson yang dibunyikan oleh Pramudi Transjakarta. Berdasarkan pengamatan dari CCTV, driver ojol kemudian melakukan pemukulan terhadap Pramudi Transjakarta, yang kemudian membuat laporan ke Polsek Palmerah.
Pihak Transjakarta menegaskan bahwa mereka tidak mendukung segala bentuk kekerasan dan Pramudi yang terlibat telah membuat laporan ke pihak kepolisian terkait insiden ini. Dalam video yang viral diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar, terlihat kedua sopir Transjakarta dan pengemudi ojol terlibat dalam bentrokan fisik di jalan, yang kemudian menjadi perhatian banyak pengendara yang melintas di lokasi tersebut.
Para anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat turut serta dalam meredakan keributan tersebut. Pramudi Transjakarta nampak mengalami beberapa pukulan dari pengemudi ojol sebelum akhirnya keributan berhasil diatasi dan ojol tersebut pergi bersama penumpangnya. Polsek Palmerah juga mengonfirmasi adanya laporan dari Pramudi Transjakarta terkait insiden bentrokan fisik tersebut.
