Pendapatan Pertamina Naik 15% dalam 3 Tahun: Potensi Terbesar

by -217 Views

PT Pertamina (Persero) melaporkan kinerja keuangan yang mengesankan selama periode 2021-2023. Pendapatan Perseroan mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 15% selama periode tersebut. Menurut Wakil Direktur Utama Pertamina, Wiko Migantoro, pendapatan Pertamina pada 2023 mencapai US$ 75,8 miliar atau sekitar Rp 1.237 triliun. Saat ini, Pertamina memiliki aset senilai US$ 90 miliar dengan belanja modal (capex) sebesar US$ 7 miliar. Menurut Wiko, pendapatan perusahaan mencapai rekor tertinggi pada 2022, yaitu US$ 84,9 miliar, dipengaruhi oleh harga minyak dunia yang mencapai US$ 97 per barel. Pada 2021, pendapatan Pertamina mencapai US$ 57,5 miliar atau sekitar Rp 939 triliun. Selain pendapatan, EBITDA dan laba bersih Pertamina juga mengalami peningkatan signifikan, dengan EBITDA mencapai US$ 14,4 miliar dan laba bersih US$ 4,4 miliar pada akhir 2023. Perkembangan positif ini disampaikan Wiko dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI pada Kamis, 20 Februari 2025.