SYAKKAY Rilis ‘Ada Kamu’, Ungkap Rindu untuk Mendiang Ibu

by -47 Views

Single terbaru SYAKKAY, “Ada Kamu”, membawa kisah personal tentang kehilangan seorang ibu. Musisi dan penulis lagu asal Singapura itu merilis lagu tersebut pada Jumat, 18 September 2026—tanggal yang sengaja dipilih bertepatan dengan hari ulang tahun mendiang ibunya, yang wafat pada September 2024.

Dengan durasi 3 menit 50 detik, “Ada Kamu” dikemas sebagai lagu pop dengan alunan lembut. Sekilas, karya ini dapat terdengar seperti lagu cinta yang bersifat universal. Namun bagi SYAKKAY, lagu tersebut merupakan cara untuk menjaga ingatan terhadap sang ibu sekaligus menghadirkan kembali sosoknya melalui musik.

“Orang akan mendengar ini sebagai lagu cinta, dan itu tidak masalah. Bagi saya, ini tentang ibu saya. 18 September adalah hari ulang tahunnya. Saya ingin lagu ini dirilis pada hari tersebut, dua tahun setelah kami kehilangannya. ‘Ada Kamu’ berarti dia masih ada di sini, melalui karya ini,” ungkap pemilik nama asli Syakir tersebut.

Karya Independen dengan Warna Pop, Soul, dan R&B

Dalam penggarapannya, SYAKKAY menulis dan membawakan sendiri “Ada Kamu”. Lagu itu juga dirilis secara independen melalui jaringan distribusi DistroKid. Karakter vokal SYAKKAY menjadi elemen utama yang mengantarkan tema kerinduan dalam lagu tersebut.

Musisi yang lahir pada 20 Juli 1994 itu memadukan unsur pop, soul, dan R&B dalam karya-karyanya. Ia menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris untuk mengeksplorasi pengalaman serta perasaan yang dituangkan ke dalam musik.

Sebelum merilis lagu orisinal, SYAKKAY lebih dahulu dikenal lewat interpretasi ulang atau cover sejumlah lagu. Beberapa di antaranya adalah “Runtuh”, “Gala Bunga Matahari”, dan “Lihat Kebunku (Taman Bunga)”. Melalui “Ada Kamu”, ia kembali menegaskan posisinya sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu atau singer-songwriter.

Melanjutkan Perjalanan dari Album Masih Beredar

“Ada Kamu” menjadi bagian dari perjalanan diskografi SYAKKAY setelah album penuh Masih Beredar dirilis pada 2025. Album tersebut berisi sembilan trek, termasuk “Tak Mengapa”, “You Don’t Have to Know”, dan “Arah Pulang”.

Sejumlah karya itu memperlihatkan konsistensi SYAKKAY dalam mengolah tema memori, kerinduan, dan perasaan personal. Bagi dia, musik menjadi ruang untuk menyampaikan hal-hal yang tidak selalu mudah diuraikan melalui kata-kata.

“Saya terus mengeksplorasi tema memori, kerinduan, serta perasaan yang terkadang lebih mudah dinyanyikan daripada dijelaskan,” pungkasnya.

Source link