‘Dan Bandung’: Kolaborasi Eksklusif Pidi Baiq dan Rudi Soedjarwo
Kolaborasi dua tokoh terkenal dalam dunia film dan sastra Indonesia akhirnya terwujud melalui film ‘Dan Bandung’. Novel karya Pidi Baiq, yang sebelumnya menciptakan fenomena Dilan, telah diadaptasi ke layar lebar oleh sutradara legendaris Rudi Soedjarwo, yang sebelumnya dikenal melalui film ikonik ‘Ada Apa dengan Cinta?’.
Pidi Baiq dan Proses Pemilihan Sutradara
Dalam konferensi pers pada Minggu (16/08/2026), Pidi Baiq membagikan pengalamannya dalam proses pemilihan Rudi Soedjarwo sebagai sutradara untuk ‘Dan Bandung’. Ia mengungkapkan bahwa setelah menunggu cukup lama, dia yakin bahwa sosok Rudi Soedjarwo adalah pilihan yang tepat untuk menggarap film ini.
Menurut Pidi Baiq, kepercayaannya terhadap Rudi Soedjarwo didasarkan pada konsistensi dan rekam jejak sang sutradara dalam berkarya selama bertahun-tahun. Pengalaman menonton hasil akhir film tersebut membuat Pidi Baiq terkesan dengan cara Rudi Soedjarwo mampu mengubah naskah itu menjadi visual yang jauh melebihi harapannya sendiri.
Penghadiran Kota Bandung dalam ‘Dan Bandung’
Dilansir dari berbagai sumber, Kota Bandung memiliki peran kuat dalam cerita ‘Dan Bandung’. Kota tersebut tidak sekadar menjadi latar, melainkan juga menjadi cermin perasaan tokoh-tokoh dalam film, menciptakan dimensi emosional yang mendalam bagi penonton.
Film ini mempertontonkan perjalanan cinta antara Basil dan Elma, yang diperankan oleh Samo Rafael dan Shanna Shannon. Kisah mereka dipenuhi dengan konflik yang tidak hanya berkutat pada aspek romantis, tetapi juga membahas tentang keluarga, persahabatan, dan realitas kehidupan yang penuh warna.
‘Dan Bandung’ menjanjikan pengalaman menonton yang penuh emosi dan memikat bagi penikmat film, terutama bagi yang telah akrab dengan karya-karya Pidi Baiq sebelumnya.
