Saudara Diabaikan dalam Sejarah: Pemikiran SEO yang Profesional

by -83 Views

Perjalanan Rahsa Saputra Ke Dalam Sejarah

Rahsa Saputra terbangun dalam ruangan tanpa jendela, tanpa jam, tanpa bayangan tanda waktu. Cahaya putih dari lampu operasi menerangi wajahnya, memperlihatkan bekas tusukan di lehernya dan lingkaran merah di matanya. Kabel neural menjulur dari belakang kepalanya, terhubung dengan mesin aneh di depannya.

Luna Vortan dan Presdir Synedrion

Luna Vortan berdiri di hadapannya dengan kotak Al-Bashirah. Fasilitas Synedrion hancur, dan para teknisi mengawasi Rahsa dari balik kaca antipeluru. Rahsa, bagian penting dari Program Seribu Mata, tidak lagi hanya percobaan. Dia adalah alasan di balik semua percobaan itu.

“Selamat datang kembali, Rahsa Saputra,” Luna menyapa.

Rahsa dan Raka, Dua Saudara

Rahsa memandang kedua tangannya, mencoba mencerna kenyataan bahwa tubuhnya tidak terlalu tua seperti seharusnya. Dia bertanya berapa lama dia hidup, dan Luna memberitahunya bahwa sejak malam laboratorium terbakar, sudah dua puluh tiga tahun.

Rahsa mengingat kilas balik tentang dua anak bermain, sebuah lagu sebelum tidur, lambang garuda, suara ledakan, dan tangan Profesor Elias yang menarik anak-anak menuju keselamatan. Dia mencoba untuk mengingat nama kakaknya, tetapi selalu terputus.

“Berapa lama saya hidup sebagai manusia?” tanyanya.

Luna tidak segera menjawab, menunjukkan grafik pada layar yang menjadi semakin intens.

Kontak mata antara Raka dan Rahsa, dua saudara yang dihapus dari sejarah, saat mereka memutuskan keputusan terakhir mereka, di tengah ancaman Viranox yang melekat pada mereka berdua. Saat waktu semakin menipis, akan terjawabkah pertanyaan-pertanyaan dan rahasia yang terkunci selama ini?

Source: times.co.id

Source link