Alasan Trump Ganti Pesawat di Turki: Peran Iran Terkuak

by -75 Views

Trump Pindah Pesawat Usai Ancaman dari Proksi Iran

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan mendadak berganti pesawat saat meninggalkan Turki pada awal bulan ini setelah otoritas keamanan AS menilai adanya ancaman yang kredibel dari kelompok proksi Iran yang diduga menargetkan dirinya beserta pesawat kepresidenan Air Force One.

Informasi tersebut diungkap oleh sejumlah sumber yang mengetahui langsung persoalan itu kepada The New York Times. Ancaman muncul ketika Trump menghadiri KTT NATO di Ankara. Saat tiba di Turki, Trump menggunakan Boeing 747-8 yang merupakan hibah dari Qatar. Pesawat tersebut diketahui belum memiliki sistem pertahanan secanggih Air Force One lama.

Tindakan Pencegahan Trump di Turki dan Perlindungan Presiden

Setelah pemerintah AS memperoleh informasi intelijen mengenai ancaman tersebut, Secret Service segera menyarankan Trump untuk berpindah pesawat. Tak lama kemudian, Trump mengumumkan bahwa dirinya akan menggunakan Air Force One lama untuk meninggalkan Turki.

Terungkapnya ancaman yang sebelumnya tidak pernah dipublikasikan itu menjelaskan alasan Gedung Putih bergerak cepat mengganti pesawat kepresidenan. Hal tersebut juga memperlihatkan besarnya kekhawatiran pemerintah AS terhadap aspek keamanan pesawat hibah Qatar yang sebelumnya didorong Trump agar dapat segera digunakan.

Meski demikian, informasi intelijen yang diterima pemerintah AS tidak menunjukkan bahwa kelompok proksi Iran secara khusus mengincar pesawat Boeing 747-8 tersebut. Sasaran mereka disebut tetap Trump beserta pesawat apa pun yang digunakan sang presiden.

Penegasan Donald Trump dan Respon Pemerintah AS

Trump tampaknya awalnya mengabaikan ancaman tersebut dengan alasan personel militer AS, namun informasi dari Secret Service mengenai alasan keamanan mendesak pergantian pesawat terpaksa diakui pemerintah AS. Israel pun memberikan informasi intelijen mengenai upaya Iran membunuh Trump, tetapi dianggap skeptis oleh sebagian pejabat AS.

Presiden AS terpaksa menggunakan Air Force One lama dan pesawat baru hibah Qatar dihentikan sementara untuk peningkatan kemampuan tambahan. Peningkatan tersebut akan dilakukan dalam waktu sekitar satu bulan pada musim gugur untuk memastikan keamanan presiden dan rombongan.

Trump sendiri menyebut pesawat hibah Qatar tersebut akan dimaksimalkan dengan tambahan fitur keamanan. Ancaman terhadap Trump sendiri berlangsung sejak pertemuan NATO di Ankara, mengisyaratkan kompleksitas keamanan presiden dan upaya pembunuhan yang senantiasa mengintai.

Source link