Cemburu Sebagai Motif Penganiayaan Wanita di Bekasi: Fakta dan Solusi

by -80 Views

Cerita Penganiayaan Berulang di Bekasi: Kekerasan Cemburu dan Pelarian Dramatis

Pada awalnya, kisah asmara antara HSLT (29) dan kekasihnya dimulai setelah keduanya saling kenal melalui media sosial pada bulan April 2026. Meski mengalami kerikil di jalan hubungan mereka, HSLT dan korban akhirnya memutuskan untuk tinggal bersama di Wisma Elang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kisah Kekerasan dan Cemburu yang Berujung Pada Pelarian Dramatis

Plh. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Ikhlas Putro Wasono mengungkapkan bahwa aksi kekerasan yang bermotif cemburu mencapai puncaknya pada 29 Juni 2026. Hal ini terjadi setelah HSLT mengetahui riwayat perjalanan korban yang, di mata HSLT, mengkhianati hubungan mereka saat sedang putus.

Selama rentang waktu 2 hingga 8 Juli 2026, HSLT secara berulang kali melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya. Korban mengalami pukulan, tamparan, dan siksaan fisik lainnya. Kondisinya begitu parah, terlihat dari luka lebam yang menyebar di wajah, lengan, dan tubuh korban.

Pelarian Melalui Jendela: Aksi Berani Korban untuk Selamat

Pada Rabu, 8 Juli 2026, korban melihat celah kesempatan ketika HSLT pergi dari tempat kejadian. Tanpa ragu, korban melompat melalui jendela kamar untuk melarikan diri. Dengan keberanian itu, korban akhirnya tiba di Markas Polres Metro Bekasi untuk meminta perlindungan dan melaporkan kejadian yang menimpa dirinya.

Ditengarai bahwa aksi kekerasan yang dilakukan HSLT pada kekasihnya bukanlah tindakan pertama. Polisi terus melakukan pemeriksaan untuk mendalami kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban.

Source link