Polisi Selidiki Kasus Penembakan Pengemudi Ojek di Matraman Jaktim
Polisi tengah menyelidiki kasus penembakan terhadap seorang pengemudi ojek yang berusaha menghalangi pencurian sepeda motor di Matraman, Jakarta Timur. Kapolsek Matraman, AKP Suripno, mengatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung terkait kasus ini.
Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan mengenai percobaan pencurian sepeda motor dan insiden penembakan tersebut. Tujuan penyelidikan saat ini adalah untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kronologi kejadian secara lebih detail.
Penyelidikan dan Pemeriksaan Saksi
Polsek Matraman telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan barang bukti yang diperlukan. Selain itu, beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian maupun yang mengetahui peristiwa tersebut juga telah diperiksa oleh pihak berwenang.
Evi, seorang saksi mata, mengungkapkan bahwa korban berusaha menghalangi dua terduga pelaku curanmor sebelum akhirnya ditembak. Insiden ini terjadi di Jalan Palmeriam yang saat itu sedang ramai. Menurut Evi, korban terluka di bagian paha dan harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka tersebut.
Kronologi Kejadian Menurut Saksi
Evi juga menyebutkan bahwa sebelum terjadi penembakan, ia mendengar teriakan “maling” dari arah Pasar Palmeriam. Sekitar sepuluh warga ikut mengejar pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri setelah menembak korban dan mengendarai sepeda motor ke arah Jalan Matraman Raya.
Keberanian warga untuk menghadapi pelaku sempat terhenti karena pelaku terlihat bersenjata. Hal ini membuat sebagian warga merasa takut dan melarikan diri dari lokasi kejadian.
