Kunjungan 2 Dubes Negara Maju ke Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

by -90 Views

Menteri Pertahanan RI Sambut Dua Duta Besar Negara Maju

Jakarta, CNBC Indonesia – Kunjungan diplomatik penting dilakukan oleh dua duta besar negara maju, yakni Finlandia dan Korea Selatan (Korsel) ke Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin. Pertemuan bilateral ini diselenggarakan secara maraton di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Selasa (14/7/2026).

Kunjungan Pertama: Duta Besar Finlandia untuk Indonesia

Kunjungan pertama dilakukan oleh Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, H.E. Pekka Kaihilahti, yang fokus pada penguatan sektor keamanan mutakhir. Diskusi antara Menhan RI dan Dubes Finlandia ini mencakup bidang kedaulatan dan perlindungan data nasional yang krusial untuk ketahanan digital Indonesia.

Kunjungan Kedua: Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia

Sementara itu, kunjungan kedua dilakukan oleh Duta Besar Republik Korsel untuk Indonesia, H.E. Yoon Soon Gu, membahas langkah-langkah konkret dalam mempererat kemitraan strategis antara kedua negara. Salah satu kesepakatan penting adalah rencana pertemuan tingkat tinggi antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan yang akan dilakukan dalam format 2+2.

Perkembangan Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti pentingnya kerja sama pertahanan Indonesia dengan Finlandia dan Korea Selatan. Berbagai bidang seperti teknologi C4ISR, komunikasi satelit, Maritime Domain Awareness, keamanan siber, dan pengembangan kemampuan pertahanan maritim menjadi fokus utama pembicaraan dalam pertemuan tersebut.

Kerja sama dengan Korea Selatan juga mencakup program pendidikan dan pelatihan militer bersama, serta pengembangan sistem pertahanan udara yang lebih modern. Semua kolaborasi ini bertujuan untuk mencapai kemajuan proyek konkret di lapangan, dengan mengutamakan penyelesaian aspek teknis, transfer pengetahuan dan teknologi, serta manfaat yang seimbang bagi kedua belah pihak.

Dengan demikian, pertemuan Sjafrie Sjamsoeddin dengan para duta besar negara maju tersebut menjadi momentum penting dalam memperluas kerja sama pertahanan Indonesia dengan negara-negara produsen teknologi pertahanan terkemuka.

Source link