Eropa Kekurangan Rudal, Pasokan Senjata NATO Macet

by -54 Views

Eropa Dilanda Kecemasan Akibat Kelangkaan Senjata dari AS

Jakarta, CNBC Indonesia – Kecemasan melanda beberapa negara Eropa setelah basis industri pertahanan Amerika Serikat (AS) dilaporkan kesulitan memasok senjata yang telah dijanjikan kepada sekutu NATO. Krisis pasokan ini dipicu oleh penurunan stok persenjataan Pentagon yang digunakan dalam konflik di Ukraina dan Iran.

Melansir laporan The Guardian, Amerika Serikat telah mengalami penundaan dan bahkan pembatalan pengiriman berbagai jenis senjata ke Eropa sepanjang tahun ini. Beberapa senjata utama yang terdampak meliputi rudal Tomahawk, artileri roket Himars, dan rudal Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3).

Kelangkaan Persediaan Senjata di AS dan Dampaknya di Eropa

AS sendiri telah menggunakan sekitar 50% dari total 2.330 rudal Patriot mereka hingga April tahun ini dalam menghadapi konflik dengan Iran. Sementara itu, rudal-rudal tersebut dianggap penting dalam menghadapi ancaman serangan udara Rusia di wilayah Eropa.

Situasi semakin memburuk setelah rudal Rusia menyerang Ukraina, menewaskan 21 orang dan melukai puluhan lainnya. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menegaskan bahwa kegagalan untuk menghadapi serangan tersebut disebabkan oleh kurangnya pasokan rudal pencegat.

Keterbatasan Pasokan Senjata dan Tanggapan Eropa

Warga Eropa mulai merasa resah atas kurangnya pasokan senjata dari AS, terutama setelah ancaman Donald Trump terhadap anggota NATO untuk meningkatkan anggaran pertahanan. Kondisi ini dipicu oleh pengalihan sumber daya militer AS ke Asia dan prioritas yang diberikan kepada negara-negara seperti Israel.

Mantan penasihat keamanan nasional AS, Phil Gordon, menjelaskan bahwa kurangnya pasokan senjata terjadi karena keterbatasan fisik, bukan diskriminasi. Eropa diharapkan dapat menjadi lebih mandiri dan saling mendukung dalam mengatasi masalah ini.

Pasokan senjata yang terhenti menunjukkan pentingnya kemandirian dan kerjasama antarnegara dalam menghadapi krisis internasional. Semua pihak diharapkan dapat memberikan dukungan penuh guna menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan Eropa.

Source link