Rusia Sebut Iran Punya Senjata Setara Nuklir, Apa yang Dimaksud?
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, menyebut Iran memiliki senjata yang kekuatannya setara dengan “senjata nuklir”. Senjata tersebut bukanlah bom, melainkan Selat Hormuz. Apa yang dimaksud dengan pernyataan kontroversial ini?
Teheran dan Daya Tawar Selat Hormuz
Menurut Medvedev, kemampuan Iran dalam membatasi lalu lintas di Selat Hormuz menjadi jangkauan strategis Teheran. Terlebih, jalur sempit ini sangat penting dalam jalur perdagangan dunia dan bisa digunakan sebagai alat tekanan dalam negosiasi. Pengaruh Iran di Selat Hormuz, menurutnya, setara dengan kekuatan senjata nuklir.
Ia juga menekankan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk mengganggu pelayaran di Selat Bab el-Mandeb jika konflik regional meletus lebih lanjut. Hal ini berpotensi menggagalkan pengiriman minyak dan perdagangan melalui jalur laut.
Kritik AS Terhadap Serangan Terakhir Iran
Tidak hanya itu, Medvedev juga mengkritik serangan AS terhadap Iran sebagai tindakan yang “tidak beralasan”. Menurutnya, Iran tidak menjadi ancaman bagi Amerika Serikat saat negosiasi masih berlangsung antara kedua negara. Serangan tersebut dianggap melemahkan hukum internasional dan dinilai sebagai solusi yang tidak tepat.
Pada kesempatan tersebut, Medvedev juga menyebut bahwa negosiasi tetap lebih baik daripada konflik. Namun, mencapai kesepakatan final dengan Iran dianggapnya akan sangat sulit, terutama terkait pencabutan sanksi dan pendanaan untuk rekonstruksi negara tersebut.
Dengan berbagai pernyataannya ini, Medvedev mendorong pentingnya mempertahankan dialog dan solusi damai dalam menangani isu internasional, terutama terkait Iran.
