Teknologi Sensor Bola Gagalkan Gol Dramatis Kroasia vs Portugal di Piala Dunia 2026
Keputusan teknologi yang kontroversial menjadi sorotan dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal melawan Kroasia di BMO Field, Toronto. Pertandingan ini diwarnai dengan keputusan dramatis wasit yang membatalkan gol penyeimbang Kroasia pada menit-menit akhir karena offside. Meskipun demikian, Portugal berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 setelah melalui laga sengit.
Skor Tipis 2-1 untuk Portugal
Kroasia sebenarnya memimpin lebih dulu melalui gol Ivan Perisic di menit ke-53, namun keunggulan tersebut berhasil dibalas oleh Portugal lewat gol penalti Cristiano Ronaldo di menit ke-68 dan gol Goncalo Ramos di menit ke-90+4. Walaupun Josko Gvardiol mencetak gol untuk Kroasia di menit ke-90+13, namun wasit membatalkan gol ini setelah melalui pengecekan VAR dan teknologi sensor bola.
Protes dan Penjelasan Wasit
Keputusan kontroversial tersebut membuat para pemain Kroasia protes keras. Mereka merasa gol itu sah karena Mario Pasalic berada dalam posisi yang seharusnya tidak dianggap offside. Namun, wasit Espen Eskas memberikan penjelasan bahwa teknologi sensor bola mendeteksi adanya getaran mikro saat bola melewati kepala pemain Kroasia, sehingga menempatkan Pasalic dalam posisi offside.
Alasan teknis berdasarkan data sensor bola inilah yang menjadi dasar bagi wasit untuk membatalkan gol tersebut. Keputusan ini akhirnya memastikan kemenangan Portugal dan menghentikan langkah Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Portugal selanjutnya akan menghadapi Spanyol di babak 16 besar setelah tim Matador memastikan diri lolos dengan kemenangan 3-0 atas Austria. Kemenangan dramatis ini membawa Portugal melangkah ke babak selanjutnya dengan semangat tinggi untuk mewujudkan ambisi mereka di Piala Dunia 2026.
