Tips Menghindari Penipuan Taksi Gelap di Bandara Soetta

by -106 Views

WNA Uzbekistan Jadi Korban Penipuan Taksi Gelap di Bandara Soetta

Jajaran Polsek Kalideres memberikan bantuan kepada seorang warga negara asing asal Uzbekistan yang menjadi korban penipuan “taksi gelap” setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Kejadian ini mengakibatkan korban, yang berinisial S dan berusia 39 tahun, kehilangan uang sebesar Rp1,4 juta.

Pendampingan Polisi

Polisi berhasil mengembalikan seluruh uang yang telah dibayarkan oleh korban untuk tiket dan biaya transportasi. Hal ini memungkinkan korban melanjutkan perjalanan ke Lombok dengan aman. Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo, menjelaskan bahwa korban diarahkan oleh seorang pengemudi taksi gelap ke terminal bayangan di kawasan Jalan Kayu Besar, Kalideres saat hendak melanjutkan perjalanan ke Lombok.

Setibanya di lokasi tersebut, korban membeli tiket bus seharga Rp1,2 juta dan membayar biaya transportasi tambahan sebesar Rp200 ribu. Pengemudi taksi gelap tersebut berjanji akan menjemput korban dari hotel untuk kembali ke lokasi keberangkatan. Namun, korban menunggu lama di hotel tanpa kedatangan pengemudi yang telah berjanji.

Langkah Polisi

Korban, Sirqjiddin, yang merasa bingung dan khawatir karena berada jauh dari negaranya, memutuskan untuk meminta bantuan kepada Polsek Kalideres. Unit Buser Reskrim Polsek Kalideres segera mengambil tindakan dengan melakukan pengecekan dan klarifikasi ke lokasi pembelian tiket.

Polisi kemudian mempertemukan Sirqjiddin dengan pemilik loket bus, yang akhirnya mengembalikan uang yang telah dibayarkan oleh korban. Selain itu, polisi juga mengantar Sirqjiddin ke Terminal Kalideres untuk mendapatkan tiket resmi menuju Lombok dengan harga yang sesuai.

Sirqjiddin mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh jajaran Polsek Kalideres atas kejadian yang dialaminya. Sebagai warga negara asing yang berlibur ke Lombok, ia merasa terbantu dan aman setelah mendapatkan pendampingan dan bantuan dari pihak berwajib.

Source link