Jakarta, CNBC Indonesia – Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kedua pemimpin yang sebelumnya berusaha memperbaiki hubungan mereka dalam waktu singkat, kembali memanas di tengah kontroversi baru yang mencuat.
Meloni Bantah Memohon Foto dengan Trump
Hubungan keduanya kembali terguncang setelah Trump mengungkapkan pernyataan kontroversial bahwa Meloni memohon untuk berfoto dengannya dalam KTT G7. Meloni tegas membantah klaim itu dan menyebut cerita Trump sebagai karangan belaka.
Reaksi keras pun langsung muncul di Italia setelah Trump menyinggung Meloni dalam sebuah wawancara singkat dengan stasiun televisi Italia La7 yang kemudian ditayangkan secara luas. Trump dengan nada meremehkan mengklaim bahwa Meloni memohon untuk berfoto dengannya, sebuah tuduhan yang langsung ditanggapi oleh Meloni melalui unggahan video di Instagram.
Trump dan Meloni Sebelumnya Dekat
Sebelum perselisihan terbaru ini, Meloni dikenal memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Trump. Keduanya memiliki retorika nasionalisme yang serupa, menjadikan Meloni satu-satunya pemimpin Eropa yang diundang ke pelantikan Trump sebagai Presiden AS.
Namun, hubungan keduanya mulai memburuk beberapa waktu lalu karena perbedaan pandangan terkait perang AS-Israel melawan Iran dan kritik Trump terhadap Paus Leo.
Isu terkait penolakan Italia terhadap perang yang dilancarkan AS dan Israel, serta kritik Trump terhadap Paus Leo, menjadi pemicu pertengkaran antara keduanya.
Reaksi Keras dari Italia
Reaksi keras terhadap klaim Trump juga datang dari berbagai pihak di Italia. Giuseppe Conte menegaskan bahwa Italia tidak pantas diperlakukan dengan cara tersebut, sementara Menteri Luar Negeri Antonio Tajani bahkan membatalkan kunjungan ke AS.
Perwakilan kepercayaan Meloni, Giovanbattista Fazzolari, juga ikut mengkritik Trump dan menyebut bahwa tindakannya merusak hubungan bersejarah antara Amerika Serikat dan Eropa.
