Krisis Asia: China Kirim Pasukan ke Taiwan – Apa yang Harus Dilakukan?

by -134 Views

Taiwan Mengerahkan Kapal Patroli Hadapi China di Perairan Timur

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas penjaga pantai Taiwan merespons operasi yang dilakukan China di perairan timur pulau tersebut dengan mengerahkan sejumlah kapal patroli. Taiwan menilai operasi penegakan hukum maritim yang digelar Beijing itu melanggar hukum internasional dan dilakukan di wilayah yang tidak berada di bawah kedaulatan China.

Dalam pernyataan pada Minggu (7/6/2026) yang dilansir AFP, penjaga pantai Taiwan mengatakan kapal-kapal pemerintah China telah dipantau sepanjang operasi berlangsung. Taiwan juga mengerahkan armada yang diperlukan untuk melakukan pengawasan dan mengambil langkah respons yang dianggap sesuai.

Kapal Patroli Taiwan Siaga Amankan Perairan Wuhan

Taiwan menyebut telah mendeteksi empat kapal pemerintah China yang berangkat dari Pelabuhan Xiamen dan berlayar di luar wilayah perairan terbatas Taiwan di bagian barat daya pulau tersebut. Untuk memperkuat pemantauan, lebih dari lima kapal penjaga pantai Taiwan diterjunkan guna melakukan pengawasan terhadap pergerakan kapal-kapal China.

Menurut otoritas Taiwan, kapal-kapal China diperkirakan tiba di perairan terkait pada Minggu. Taiwan menegaskan bahwa China tidak memiliki hak kedaulatan atas perairan di sebelah timur pulau tersebut.

Asa Taiwan Hadapi Jepang dan Filipina di Kawasan Maritim

Ketegangan muncul setelah media China melaporkan operasi penegakan hukum maritim sebagai respons terhadap rencana Jepang dan Filipina untuk memulai pembicaraan penetapan batas maritim. Beijing menganggap langkah Tokyo dan Manila itu ilegal serta mengklaim kendali eksklusif atas perairan yang menjadi sengketa.

Bulan lalu, Jepang dan Filipina sepakat memulai pembicaraan formal untuk menetapkan batas zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen di antara kedua negara. Kesepakatan itu memicu kemarahan China yang memiliki klaim maritim luas di kawasan tersebut.

Kementerian Transportasi China mengoordinasikan polisi maritim dari Provinsi Fujian dan Guangdong untuk melaksanakan operasi penegakan hukum lalu lintas laut khusus di perairan timur Taiwan sebagai respons.

Hubungan Jepang dan Filipina semakin erat karena keduanya memiliki kekhawatiran yang sama terhadap klaim maritim China. Jepang dan China masih terlibat sengketa wilayah dan ekonomi di Laut China Timur, sementara Filipina kerap bersitegang dengan kapal penjaga pantai dan angkatan laut China di Laut China Selatan.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Taiwan juga melaporkan kapal survei China bergabung dengan kapal penjaga pantai China di perairan sekitar Pulau Pratas di Laut China Selatan.

Pulau Pratas saat ini berada di bawah kendali Taiwan, namun diklaim oleh Beijing yang juga mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan yang merupakan jalur pelayaran strategis dan kaya sumber daya.

Source link