Trump Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran untuk Akhiri Perang

by -144 Views

Trump Siap Bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesiapannya untuk bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei. Keputusan mengejutkan ini diambil dalam situasi ketegangan antara kedua negara yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Trump menegaskan kesediaannya saat memberikan keterangan pers setelah mengumumkan kebijakan terkait komoditas batu bara di Ruang Oval Gedung Putih. Dia menyebut bahwa jika kesepakatan damai tercapai, dia tak keberatan untuk bertemu langsung dengan pemimpin Iran tersebut.

Pembukaan Potensi Kesepakatan Damai

Presiden Trump menyatakan, “Jika kita membuat kesepakatan, ada kemungkinan saya akan bertemu. Saya tidak keberatan dengan hal itu.” Dia juga menambahkan bahwa Ayatollah Mojtaba Khamenei memiliki reputasi yang baik di beberapa kalangan.

Mojtaba Khamenei menjadi pemimpin tertinggi Iran setelah Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam konflik. Meskipun serangan dari Amerika Serikat dan Israel telah menyebabkan kematiannya, Trump masih optimis akan sikap profesional dari pemimpin baru Iran ini.

Sinyal Perundingan Damai

Perang antara Amerika Serikat dan Iran telah berdampak buruk pada stabilitas global, terutama terhadap pasar minyak bumi dan bensin. Iran telah menutup jalur pelayaran kritis Selat Hormuz yang mengakibatkan lonjakan harga minyak dunia.

Menurut Asosiasi Otomotif Amerika (AAA), harga bensin di Amerika Serikat telah melonjak menjadi sekitar US$ 4,24 (Rp 76.320) per galon secara nasional. Meskipun kondisi perundingan saat ini masih rapuh, Trump menuntut Iran untuk menghentikan produksi senjata nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz.

Sementara Iran menuntut Amerika Serikat untuk mengakhiri blokade angkatan lautnya di pelabuhan Iran dan menghentikan permusuhan di berbagai lini pertempuran. Ketegangan sempat memuncak ketika Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz, namun Trump menyatakan bahwa Iran telah setuju untuk tidak memiliki senjata nuklir.

Source link