Keadaan Chaos: Perang Saudara Pecah di Negara Usai Presiden Perpanjang Masa Jabatan

by -56 Views

Situasi Kekerasan di Mogadishu, Somalia

Jakarta, CNBC Indonesia – Situasi keamanan di ibu kota Somalia, Mogadishu, memanas setelah terjadi baku tembak antara pasukan pemerintah dengan milisi kelompok oposisi. Bentrokan ini menyebabkan kerusakan properti, membakar kendaraan lapis baja, dan melukai warga sipil. Sebagian penduduk pun terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat gelombang kekerasan ini.

Ketegangan Politik di Somalia

Situasi semakin tegang menjelang rencana demonstrasi besar yang menentang keputusan Presiden Somalia, Hassan Sheikh Mohamud, untuk tetap menjabat setelah masa jabatannya berakhir bulan lalu. Konflik ini meradang sejak parlemen menyetujui perubahan konstitusi yang memungkinkan Mohamud memperpanjang masa jabatan.

Ribuan personel pasukan pemerintah dikerahkan ke distrik Howlwadag dan Abdiasis di Mogadishu, tempat terjadinya baku tembak dengan milisi oposisi yang mendukung tokoh-tokoh tertentu. Mantan Presiden Somalia, Sharif Sheikh Ahmed, juga mengalami serangan terhadap rumahnya yang diduga dilakukan pasukan pemerintah.

Kondisi Mencekam di Tengah Pertempuran

Warga setempat menggambarkan kondisi mencekam di tengah pertempuran. Proyektil mortir dan senjata lainnya menghantam kawasan permukiman, melukai warga sipil dan merusak properti. Kekerasan terbaru ini kembali menyoroti rapuhnya stabilitas politik dan keamanan Somalia dalam tiga dekade terakhir.

Somalia telah lama bergulat dengan konflik bersenjata, pertikaian antarklan, dan pemberontakan kelompok militan seperti al-Shabaab. Komunitas internasional pun mengkhawatirkan perkembangan terbaru di Mogadishu. Amerika Serikat dan Inggris mengecam kekerasan ini, sementara juga mengimbau para pemimpin di Somalia untuk menyelesaikan perbedaan secara damai.

Source link