Iran Mengancam AS: Potensi Konflik Baru

by -52 Views

Perwira Militer Iran Sebut Pertempuran dengan AS Terbuka

Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari seorang perwira militer senior Iran yang menyatakan bahwa pertempuran dan perang baru dengan Amerika Serikat (AS) kini terbuka. Bahkan, menurut mereka, hal ini menjadi tidak terhindarkan lagi. Situasi ini muncul di tengah adanya jalan buntu dalam diplomasi antara kedua negara.

Penolakan Penyerahan Total dari Iran

Menurut laporan AFP, Wakil Kepala Komando Militer Pusat Iran, Mohammad Jafar Assadi, menegaskan sikap keras Iran sebagai respons terhadap tuntutan AS yang meminta penyerahan total. Iran menolak tuntutan ini dengan tegas. “Amerika Serikat menuntut penyerahan total kami, dan bangsa Iran tidak akan pernah menyerah,” ujar Assadi dalam pernyataan resminya.

Dengan penolakan tersebut, Assadi menegaskan bahwa tanpa penyerahan diri, perang tidak bisa dihindari. Ia menambahkan bahwa tanpa kompromi yang seimbang dari pihak AS, maka konfrontasi senjata menjadi satu-satunya jalan yang tersisa.

Kronologi Konflik Sebelumnya

Konflik antara AS dan Iran sebelumnya pecah pada 28 Februari 2026 setelah serangan terhadap sejumlah target militer dan fasilitas strategis Iran oleh AS dan Israel. Konflik ini kemudian berkembang menjadi krisis regional yang melibatkan serangan balasan Iran serta gangguan pelayaran di Selat Hormuz.

Setelah beberapa pekan pertempuran dan upaya diplomasi, kedua negara sepakat untuk gencatan senjata pada 8 April 2026. Meskipun gencatan senjata tersebut diperpanjang, situasi di lapangan tetap rapuh dengan saling tuduh antara kedua belah pihak.

Hingga awal Juni 2026, perundingan damai belum membuahkan kesepakatan permanen dan Iran bahkan mengumumkan penghentian sementara negosiasi dengan AS karena eskalasi Israel di Lebanon.

Source link