Tragedi Boeing 787: Misteri Kecelakaan yang Menewaskan 260 Penumpang

by -69 Views

Investigasi Tragedi Air India Terus Berlanjut

Jakarta, CNBC Indonesia – Investigasi mengenai kecelakaan maut maskapai Air India yang menewaskan 260 orang pada tahun lalu dipastikan belum akan membuahkan hasil akhir. Menjelang peringatan satu tahun tragedi jatuhnya pesawat Boeing 787 tersebut, otoritas India dilaporkan hanya akan merilis laporan sementara, bukan laporan final.

Mengutip Reuters, Selasa (26/5/2026), seseorang yang memiliki pengetahuan langsung mengenai masalah ini membeberkan arah penyelidikan yang sedang berjalan. Dokumen yang dipersiapkan oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) akan mengungkap indikasi penyebab utama secara lebih mendalam.

Tragedi yang Mengguncang Penerbangan Global

Tragedi yang tercatat sebagai bencana penerbangan paling mematikan dalam satu dekade terakhir ini bermula ketika pesawat tipe Dreamliner tersebut lepas landas dari Ahmedabad menuju London pada 12 Juni 2025. Berdasarkan laporan pendahuluan, sakelar bahan bakar mesin pesawat tiba-tiba berpindah posisi hampir secara bersamaan, sehingga memutus aliran bahan bakar dan membuat mesin mati mendadak tidak lama setelah mengudara.

Rekaman dialog di kokpit antara kedua pilot memperkuat penilaian awal dari pejabat Amerika Serikat (AS) yang menduga sang kapten sengaja memutus aliran bahan bakar ke mesin pesawat. Namun, pihak AAIB pada saat itu langsung mengeluarkan pernyataan resmi untuk meredam spekulasi.

Proses Investigasi Tidak Mudah

Melalui keputusan merilis laporan sementara ini, otoritas India tidak diwajibkan untuk membagikan temuan mereka lebih awal kepada Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB). NTSB sendiri terlibat dalam investigasi ini karena pesawat tersebut dirancang dan diproduksi di AS.

Sumber yang mengetahui jalannya penyelidikan menyatakan bahwa kasus kecelakaan pesawat ini sangat kompleks dan memerlukan waktu. Proses penyelidikan memang memakan waktu, namun laporan sementara diharapkan dapat membuka jalan menuju kebenaran.

Konsultasi Internasional dan Insiden Serupa

Badan penerbangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), International Civil Aviation Organization (ICAO), menetapkan adanya proses konsultasi dengan negara-negara peserta untuk draf laporan final, dengan masa komentar biasanya selama 30 hari dan dapat diperpanjang hingga 60 hari.

Insiden terpisah yang sedang diselidiki mengenai dugaan kerusakan sakelar bahan bakar pada penerbangan Air India Dreamliner juga menambah kompleksitas investigasi. Pengungkapan laporan sensitif oleh pilot menunjukkan adanya masalah potensial yang harus ditindaklanjuti dengan serius.

Source link