Perang Arab-Israel Terbaru: Tewaskan 3 Ribu Orang

by -67 Views

Korban Tewas Akibat Pertempuran Lebanon-Israel Tembus 3.000 Jiwa

Jakarta, CNBC Indonesia – Eskalasi mematikan dalam konflik terbaru antara Israel dan Hizbullah di Lebanon telah menelan korban jiwa lebih dari 3.000 orang. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan angka tersebut pada Senin (18/05/2026), menunjukkan pertempuran sengit yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Hingga saat ini, tercatat 3.020 orang tewas akibat serangkaian serangan udara yang dilancarkan Israel. Korban tersebut terdiri dari 292 wanita dan 211 anak-anak. Pertempuran ini bermula sejak 2 Maret ketika Hizbullah melepaskan tembakan ke arah Israel sebagai respons terhadap serangan udara Amerika Serikat ke Iran.

Invasi dan Pemboman Berkepanjangan

Sejak konflik memanas, militer Israel telah melakukan invasi darat ke Lebanon selatan dan melakukan berbagai serangan udara ke Beirut dan sekitarnya. Israel menegaskan operasi militer tersebut bertujuan untuk meredam upaya Hizbullah dalam meningkatkan persenjataan.

Sementara itu, Hizbullah menolak keras tekanan untuk menyerahkan senjata mereka dan terus melancarkan serangan terhadap Israel. Konflik ini telah memaksa lebih dari satu juta warga Lebanon menjadi pengungsi dan tinggal di tenda darurat.

Situasi Konflik Terus Berlanjut

Meskipun ada kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku sejak 17 April lalu, tetapi serangan Israel masih terjadi setiap harinya. Hingga kini, Israel masih menduduki sebagian besar wilayah Lebanon selatan, sementara Hizbullah tidak terlibat dalam pembicaraan damai antara Lebanon dan Israel.

Perintah evakuasi darurat dikeluarkan oleh Israel selama gelombang serangan udara terbaru, dan seruan untuk melucuti senjata Hizbullah menjadi fokus utama negosiasi diplomatik yang sedang berlangsung.

Para pejabat Israel berharap negosiasi ini dapat membuka jalan menuju normalisasi hubungan diplomatik penuh antara kedua negara di masa depan, sementara pihak Lebanon lebih fokus pada kesepakatan keamanan yang melibatkan penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon.

Source link