Bahaya Deportasi Warga Amerika Selatan ke Kongo: Sebuah Peringatan

by -74 Views

Migran Amerika Latin Dideportasi ke Kongo oleh AS

Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump telah mendeportasi belasan imigran yang berasal dari Amerika Selatan ke Republik Demokratik Kongo. Deportasi tersebut adalah kelompok pertama dari sebagian orang yang sebelumnya disetujui oleh DR Kongo untuk diterima.

Migran Terbang ke Afrika Tengah

Salah seorang yang mendadak harus berada di negara Afrika Tengah tersebut adalah Hugo Palencia. Ia bekerja sebagai pengantar makanan di Amerika Serikat dan sekarang berada di sebuah hotel di Afrika, setelah dideportasi ke Kongo bersama 14 migran lainnya dari Amerika Latin.

Perjalanan para migran ini menjadi sorotan setelah hakim memutuskan deportasi salah seorang di antara mereka secara ilegal. Adriana Maria Quiroz Zapata dari Kolombia diputuskan untuk dikembalikan ke AS karena dikirim ke Kongo tanpa izin.

Pilihan Sulit bagi Para Migran

Para migran yang dideportasi dihadapkan pada pilihan apakah kembali ke negara asal di Amerika Latin atau tinggal di Kongo. Mereka diberi waktu tujuh hari untuk memutuskan, sementara kebijakan deportasi Trump telah mengirim ribuan migran ke negara ketiga yang jauh dari rumah mereka.

Dalam kasus ini, migran-migran tersebut tidak memiliki catatan kriminal di AS, dan pemerintah Kongo telah memberikan visa turis tiga bulan kepada mereka. Meskipun demikian, mereka tidak diizinkan untuk bekerja di Kongo.

IOM, badan migrasi PBB yang terlibat dalam kasus ini, menegaskan bahwa mereka tidak memaksa siapa pun untuk kembali ke negara asal, dan mereka memberikan dukungan minimal selama tujuh hari. Hal ini menimbulkan ketidakpastian bagi para migran yang harus memutuskan masa depan mereka di tengah kondisi yang sulit di negara asing.

Source link