Putin Teriak: Barat Siapkan Perang di Negara Ini

by -63 Views

Kementerian Luar Negeri Rusia telah memberikan peringatan keras terhadap dugaan keterlibatan negara-negara Barat dalam serangan teroris terkoordinasi di Mali. Serangan tersebut terjadi pada hari Sabtu lalu dan melibatkan sekitar 250 petarung yang menargetkan Bandara Internasional Modibo Keita dan pangkalan militer di sekitarnya. Kelompok afiliasi Al-Qaeda regional, JNIM, bersama dengan kelompok pemberontak separatis Azawad Liberation Front (FLA) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Meskipun belum ada data resmi mengenai jumlah korban, setidaknya 16 orang dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan kekhawatiran mendalam atas eskalasi kekerasan ini, dan menyebut pertempuran tersebut sebagai ancaman langsung terhadap stabilitas Mali. Rusia juga mencurigai adanya campur tangan pihak asing dalam mempersiapkan para pemberontak untuk serangan tersebut. Dugaan ini mendapat dukungan dari operasi pembersihan yang sedang dilakukan di lapangan, dimana ditemukan bukti penggunaan tentara bayaran serta senjata dari luar wilayah Afrika.

Unit “Africa Corps” yang merupakan bagian dari militer Rusia telah turut serta dalam menstabilkan situasi di Mali. Mereka menemukan bukti keterlibatan tentara bayaran Ukraina dan Eropa yang menggunakan senjata buatan Barat dalam serangan tersebut. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov sebelumnya juga menuding Prancis sebagai dalang di balik upaya penggulingan pemerintahan nasionalis di wilayah Sahara-Sahel.

Keberadaan militer Rusia di Mali melalui Africa Corps telah memperoleh dukungan dalam menangani serangan teroris tersebut. Dugaan keterlibatan negara-negara Barat dalam insiden ini masih terus diselidiki lebih lanjut untuk mengungkap kebenaran di balik serangan tersebut.

Source link