Lokasi Pengasingan Raja Danjong: Populer Berkat Film The King’s Warden

by -96 Views

Film The King’s Warden mencatat sejarah sebagai film terlaris sepanjang masa di Korea Selatan dengan meraih 16 juta penonton dalam waktu singkat. Film ini mengangkat kisah nyata Raja Danjong, yang naik takhta menggantikan ayahnya, Raja Munjong, pada usia 12 tahun. Namun, takhtanya direbut paksa melalui kudeta yang dilakukan oleh Pangeran Agung Sunyang dan Han Myunghoe. Raja Danjong akhirnya turun takhta pada tahun 1453 dan diasingkan ke daerah terpencil di Yeongwol, Provinsi Gangwon.

Daerah tersebut, yang kini menjadi lokasi wisata bersejarah, mulai mendapatkan perhatian pengunjung setelah kepopuleran film The King’s Warden. Banyak pengunjung yang datang ke Yeongwol untuk melihat tempat di mana Raja Danjong menghabiskan masa pembuangannya. Patung Raja Danjong dan Ratu Jungsung yang berada di pintu masuk Cheongnyeonpo menjadi simbol harapan untuk mereka berdua bisa bersatu kembali di surga.

Selain itu, Daerah kepulauan ini juga memiliki hutan pinus Geimgang yang menjadi tempat Raja Danjong tinggal selama masa pengasingannya. Ada pohon pinus gwanneum yang diyakini sudah berusia 600 tahun dan menjadi saksi dari kesedihan Raja Danjong. Di sekitar hutan pinus, terdapat rumah peristirahatan Raja Danjong dan pelayannya yang masih berdiri kokoh hingga saat ini.

Lokasi pengasingan Raja Danjong dan jejak perjuangannya di masa lalu dapat Anda saksikan dalam film The King’s Warden yang masih diputar di bioskop Indonesia. Selain menyimpan nilai sejarah yang dalam, tempat ini juga menawarkan keindahan alam yang memukau serta pemandangan yang memikat para pengunjung.

Source link