Permintaan jangka pendek terhadap dukungan pembiayaan IMF diperkirakan akan meningkat menjadi antara USD 20 miliar hingga USD 50 miliar sebagai dampak dari perang di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva. Informasi lebih lanjut terkait hal ini dapat ditemukan dalam program Power Lunch CNBC Indonesia yang disiarkan pada Jumat, 10 April 2026.
