Menteri Arab Mata-Mata Israel: Kisah Menyentuh Dunia

by -50 Views

Agen rahasia Israel, Eli Cohen, memiliki kisah hidup yang unik dengan berhasil menembus kekuasaan pemerintahan Suriah dan hampir ditunjuk sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Dikenal dengan nama Kamel Amin Thaabet, Cohen terlibat dalam operasi intelijen terpenting dalam sejarah Mossad. Lahir di Mesir, Cohen direkrut oleh Mossad pada tahun 1954 dan dikirim ke Suriah dengan kedok sebagai pengusaha tekstil kaya. Dengan latar belakang fiktif sebagai pria Suriah yang pindah ke Argentina untuk membangun bisnis keluarganya, Cohen mulai memasuki Suriah melalui Jenderal Amin al-Hafez, atase militer Suriah di Argentina.

Al-Hafez percaya Cohen sebagai pengusaha nasionalis yang ingin membangun kembali Suriah yang kala itu korup. Hal ini membuka kesempatan bagi Cohen untuk diperkenalkan ke pejabat tinggi dan elite militer Suriah. Dengan memanfaatkan kebiasaan pesta elite Suriah, Cohen berhasil mengumpulkan data tanpa mencurigai. Tidak lama setelah itu, Cohen ditawari posisi sebagai Wakil Menteri Pertahanan Suriah, namun nasib berkata lain.

Pada tahun 1965, Cohen ditangkap oleh militer Suriah setelah sinyal kode morse mencurigakan dari rumahnya. Ia dihukum gantung di depan publik karena dianggap sebagai mata-mata. Meskipun telah dieksekusi, informasi yang diberikan Cohen membantu Israel dalam memenangkan Perang Enam Hari pada tahun 1967. Dengan dampaknya yang besar terhadap dinamika regional, Cohen dianggap sebagai salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah intelijen Timur Tengah.

Melalui operasinya yang dramatis dan berisiko, Eli Cohen telah meninggalkan jejak yang signifikan dalam sejarah intelijen regional. Kehadirannya sebagai agen rahasia Israel di antara pemerintahan Suriah tersebut menunjukkan tingkat skill dan keberanian yang luar biasa. Meskipun berakhir tragis, kisah hidupnya tetap menjadi bagian yang tak terlupakan dalam sejarah operasi rahasia Mossad.

Source link