Industri Ini Meraih Keuntungan dari Konflik Israel-Iran

by -79 Views

Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat konflik Israel-Iran tidak hanya berdampak secara global, namun juga memberikan peluang bagi industri tertentu. Salah satu sektor yang menerima manfaat dari situasi ini adalah industri mobil listrik, terutama pada penjualan mobil listrik bekas. Di Inggris, peningkatan penjualan mobil listrik bekas terjadi di dealer yang terletak di barat daya London. Bahkan, hari Sabtu menjadi hari tersibuk sepanjang masa hanya seminggu setelah konflik dimulai pada 28 Februari 2026.

Perang yang terjadi melibatkan Iran mengakibatkan gangguan pada jalur pengiriman minyak di Selat Hormuz, yang merupakan rute penting bagi sekitar 20% pasokan minyak global. Situasi ini mendorong pemilik bisnis seperti Martin Miller untuk memperluas stok kendaraan listriknya.

Data pemerintah Inggris menunjukkan bahwa harga rata-rata bensin mengalami lonjakan signifikan sejak dimulainya konflik, baik di Inggris, Uni Eropa, maupun Amerika Serikat. Melihat sejarah, kenaikan harga minyak dapat mempengaruhi kebiasaan konsumen dalam membeli mobil. Meskipun kenaikan harga bahan bakar belum secara signifikan merubah kebiasaan belanja mobil baru, namun para analis memperkirakan bahwa pembeli akan mulai beralih ke kendaraan yang lebih hemat bahan bakar jika harga mencapai angka tertentu, seperti $4 per galon.

Beberapa konsumen di Amerika Serikat seperti Zach Xavier telah mulai beralih ke mobil listrik untuk menghindari dampak kenaikan harga bahan bakar. Meskipun peningkatan minat terhadap kendaraan listrik belum terlihat secara signifikan di Amerika Serikat, namun di Eropa, minat terhadap mobil listrik sepenuhnya meningkat. Penjualan mobil listrik di Eropa terus meningkat, dan pemerintah sedang mempertimbangkan kembali insentif pajak untuk pembelian kendaraan listrik.

Situasi saat ini memberikan peluang bagi industri mobil listrik, terutama mobil listrik bekas, untuk berkembang dan meraih keuntungan di tengah gejolak harga BBM global.

Source link