Dangdut, Takjil, dan Tawa di Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026 – Seru dan Meriah!

by -89 Views

Suasana di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, berubah menjadi ceria menjelang berbuka puasa. Artis dangdut lokal berdiri di pinggir jalan di area Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026 untuk membagikan takjil kepada pengendara yang melintas. Organisasi Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Malang Raya turun langsung ke jalan dengan belasan penyanyi dangdut dari berbagai daerah. Mereka tidak hanya membagikan takjil, tetapi juga menyapa warga dengan tawa. Berlangsung beberapa hari kedepan selama event Kampoeng Ramadhan Trunojoyo, kegiatan ini membawa misi untuk memperkenalkan kembali PAMDI kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua PAMDI Kota Malang, Rosa Amelia, menjelaskan bahwa kehadiran mereka juga bertujuan untuk menguatkan eksistensi para penyanyi dangdut di Malang Raya. Meskipun sebagian besar masyarakat lebih akrab dengan nama PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia), organisasi tersebut telah berganti nama menjadi PAMDI di bawah kepemimpinan legenda dangdut nasional, Rhoma Irama. Melalui kegiatan ini, PAMDI tidak hanya membagikan takjil namun juga menghibur pengunjung dengan nyanyian dangdut ringan di sekitar area bazar Kampoeng Ramadhan Trunojoyo.

Seiring dengan keberadaan PAMDI, suasana Kampoeng Ramadhan Trunojoyo semakin semarak. Bazar Ramadan di Lapangan eks Ruko Patimura menjadi ruang pertemuan masyarakat tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk menikmati suasana Ramadan yang hangat. Di tengah deretan tenda kuliner dan jajanan tradisional, para artis PAMDI senantiasa berdiri di depan jalan membagikan takjil dengan senyum kepada pengendara yang melintas. Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak seperti DMR Production, Malang Post, TIMES Indonesia, EventMalang, dan JTV Malang.

Kampoeng Ramadhan Trunojoyo berencana berlangsung hingga 29 Maret 2026, dan dengan adanya dukungan yang kuat, tidak menutup kemungkinan kawasan Trunojoyo akan menjadi salah satu titik favorit ngabuburit baru di Kota Malang. Momen kejutan kecil di tengah lalu lintas yang perlahan melambat, para artis PAMDI membuktikan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menunggu azan magrib, tetapi juga tentang berbagi dengan musik, senyum, dan sebungkus takjil.

Source link