Surat Menteri PANRB: PNS Diharapkan Jadi Komcad Militer

by -30 Views

Sebuah surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini telah beredar di masyarakat yang membahas keikutsertaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai komponen cadangan dalam mendukung upaya pertahanan negara. Surat tersebut tanggal 20 Februari 2026 dan ditujukan kepada para Menteri Kabinet Merah Putih, di mana Rini meminta para ASN untuk mengikuti Latsarmil (Latihan Dasar Militer) Komcad sebagai bentuk nyata dari bela negara.

Surat tersebut adalah tindak lanjut dari surat Sekjen Menteri Pertahanan dan Surat Edaran Menteri PANRB tentang Peran ASN sebagai Komcad dalam mendukung pertahanan negara. Melalui Kementerian Pertahanan, pemerintah memberikan kesempatan bagi WNI untuk bergabung dalam Komcad Nasional, di mana pegawai ASN didorong untuk ikut serta.

Pegawai ASN yang memenuhi syarat dan direkomendasikan untuk mengikuti Latsarmil Komcad harus berusia 18-35 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta tidak memiliki catatan kriminal. Mereka yang lolos seleksi akan mendapatkan berbagai fasilitas selama pelatihan, serta tetap menerima gaji dan tunjangan seperti saat menjalankan tugas di instansi mereka.

Selain itu, para ASN yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan bobot 300 jam pelajaran dalam pengembangan kompetensi sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dari sisi pengembangan karir, PPK atau Komite Talenta dapat memberikan pertimbangan positif kepada ASN yang lolos sebagai komcad.

Kuota Komcad untuk setiap instansi terinci dalam surat Menteri PANRB, dan CNBC Indonesia telah mengkonfirmasi kebenaran surat edaran ini kepada pemerintah. Kementerian Pertahanan mengatakan sebanyak 4.000 ASN akan dilatih menjadi Komcad, yang bersifat sukarela tanpa unsur paksaan.

Pelatihan dijadwalkan dimulai pada April 2026 dengan dua gelombang peserta, di mana jumlah peserta akan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing kementerian terkait. Seleksi akan dilakukan untuk menentukan siapa saja yang akan mengikuti pelatihan tersebut dan diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas sistem pertahanan dan keamanan negara.

Source link