Netanyahu dan Aliansi Heksagon: Strategi Lawan Poros Sunni-Syiah

by -99 Views

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengusulkan pembentukan aliansi regional baru yang dikenal sebagai “aliansi heksagon.” Dilaporkan oleh Al Jazeera, aliansi ini bertujuan untuk menggabungkan negara-negara dengan pandangan keamanan yang sama untuk menghadapi poros radikal di Timur Tengah. Netanyahu menyebut India, Yunani, dan Siprus sebagai bagian dari aliansi tersebut, serta beberapa negara lain yang tidak diungkapkan.

Dalam pernyataannya, Netanyahu mengungkapkan visi untuk menciptakan struktur aliansi yang solid di sekitar Timur Tengah. Meskipun belum ada dukungan resmi dari negara mana pun, beberapa analis skeptis melihat inisiatif ini sebagai narasi politik lebih dari aliansi yang nyata. Pernyataan Netanyahu muncul menjelang kunjungan perdana menteri India, Narendra Modi, ke Israel, di mana Modi menegaskan hubungan persahabatan yang baik antara India dan Israel.

Meskipun Israel meningkatkan kerja sama dengan Yunani dan Siprus, terutama di sektor energi dan pertahanan, kondisi politik dan hukum seperti dugaan kejahatan perang di Gaza oleh dihadapi Netanyahu membuat pembentukan aliansi yang erat menjadi sulit. Sejumlah pengamat menduga konsep “heksagon” lebih sebagai upaya pencitraan politik daripada pembentukan aliansi nyata. Upaya Netanyahu dalam membentuk aliansi ini dinilai sebagai langkah politik menjelang pemilihan umum untuk mengurangi isolasi diplomatik Israel dan meningkatkan citra negara tersebut di mata internasional.

Source link