Samsara, Film Bisu Garin Nugroho Tayang 20 November: Review dan Sinopsis

by -107 Views

Film Samsara karya Garin Nugroho akhirnya akan segera tayang di bioskop Indonesia setelah sebelumnya sukses ditayangkan di berbagai negara Asia dan Eropa. Film ini dikemas dalam gambar hitam putih yang unik, dengan musik latar gamelan orkestra dan elektronik. Cerita film ini berlatar Pulau Bali pada awal abad ke-20, dan mengusung genre romansa horor yang menyoroti perjuangan cinta lintas kasta.

Darta, seorang pria dari golongan jelata, jatuh cinta pada Sinta, seorang gadis dari keluarga bangsawan yang terikat oleh norma keluarga. Perbedaan kasta dan strata sosial menjadi hambatan bagi cinta mereka, yang mendorong Darta untuk mencari jalan pintas dengan berjanji kepada Raja Monyet untuk mendapatkan restu. Namun, perjanjian tersebut membawa kutukan yang menghantui kehidupannya dan membuatnya harus mengubur cinta yang diupayakan.

Dalam film Samsara, Garin Nugroho mengajak penonton untuk merasakan nuansa tahun 1930-an lewat tampilan hitam putih dan visual simbolis yang kental dengan unsur budaya Bali. Melalui film bisu ini, Garin berhasil mengekspresikan emosi dan kekuatan adegan tanpa kata-kata, namun melalui gestur, visual, dan musik yang menyatu. Musik gamelan yang dicampur dengan elemen elektronik dalam film ini dibawakan oleh musisi Wayan Sudirana dan Kasimyn dari Gabber Modus Operandi.

Samsara pernah dipentaskan dalam format cine-concert, di mana musik dimainkan langsung saat pemutaran, memberikan pengalaman menarik bagi penonton dalam gabungan teater, film, dan konser. Film ini telah meraih berbagai penghargaan, termasuk 4 Piala Citra di Festival Film Indonesia 2024 untuk Garin Nugroho sebagai Sutradara Terbaik dan Sinematografi Terbaik. Selain itu, Samsara juga mendapat nominasi di Asia Pacific Screen Awards 2025 untuk kategori Film Terbaik dan Sinematografi Terbaik.

Secara pemeran, Samsara akan dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Ario Bayu, Juliet Widyasari Burnett, Gus Bang Sada, Valentine Payen Wicaksono, dan aktor asal Bali I Wayan Wira Kusuma, Siko Setyanto, dan Cok Sawitri.

Source link